3 Bulan Isolasi Mandiri, Warga Tuntut PemKab Kediri Operasionalkan Alat PCR

0
183

Oknews.co.id – Kediri, Pemerintah pusat melalui pemerintah provinsi jawa timur memberikan alat mesin PCR kepada RSUD Pare Kabupaten kediri, dalam rangka penanganan covid-19 sehingga dapat diketahui status apakah pasien tersebut positif covid atau negatif (15/06/2020).

Salah satu fungsi dari Mesin PCR dapat mengetahui status penyebaran virus sehingga dapat ditangani guna memperlambat laju penyebaran virus dan mencegah meluasnya wabah tersebut. Pemberian Mesin PCR Kepada RSUD Kab. Kediri berupa alat Swab untuk memeriksa dan mengkonfirmasi pendataan yang terdampak positif Covid-19 di Kab. Kediri.

Salah satu masyarakat Daru Hanif mengungkapkan bantuan yang diberikan dari pemerintah provinsi sampai saat ini belum juga bisa berfungsi dan beroperasi. “Entah apa yang menjadi penyebab alat tersebut tidak dapat digunakan. Hal ini berdampak pada masyarkat dan membengkaknya warga yang mengisolasi mandiri di rumah”. Bahkan beliau mengungkapkan dirinya sudah tiga bulan melakukan isolasi mandiri dan sampai saat ini tidak ada penanganan yang serius dari pemerintah daerah.

Sinbad Wicaksana yang merupakan responden dari masyarakat kabupaten kediri yang positif Covid-19 mengungkapkan telah diisolasi dirumah selama 3 bulan, menurut beliau seharusnya bantuan alat PCR dari pemerintah pusat bisa digunakan dengan cepat karena bisa memangkas waktu pemeriksaan, hal ini juga mempengaruhi tingkat psikologi korban dengan isolasi 3 bulan.

Daru Hanif menuturkan bahwa pemerintah daerah yang seharusnya memeriksa dan memastikan data yang ada di tempat, agar mudah dalam proses penanganannya. Akan tetapi data pemeriksaan harus dibawa ke lab surabaya dan masih menunggu kejelasan dari rumah sakit. Sama halnya ketika gugus tugas penanganan Covid-19 di tanya ole saudara Daru Hanif melalui via WhatsApp terkait hasil pemeriksaan dan kapan Mesin PCR berfungsi mereka hanya memberikan respon terkait hasil pemeriksaan akan ada pada kurun waktu empat hingga lima hari. Kemudian ketika gugus tugas penanganan Covid-19 di tanya mengenai alat yang tidak bisa digunakan mereka menjelaskan bahwa hal tersebut hanya diketahui oleh pihak rumah sakit ujarnya.

Hal ini memunculkan bahwa di kabupaten Kediri kurang tanggap dalam menangani kasus Covid-19.

Penulis : Daru Hanif Pramuditya

Editor : Cakra Yudha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.