4 Kriteria Sederhana Sikap Orang “baik hati” dalam Islam.

0
107

Oknews.co.id – Malang, 15 Mei 2019. Dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, akhlak terpuji sangat penting dan perlu dimiliki oleh setiap orang.
Secara sederhana, akhlak terpuji bisa dikatakan bahwa seseorang yang memiliki sikap ” baik hati” dalam dirinya dan kemudian dipraktekan kepada orang lain. Terdapat 5 ciri yang dapat mencerminkan bahwa orang tersebut telah bersikap baik hati adalah sebagai berikut,
1. Murah senyum
Menurut Islam, senyum adalah sodaqoh paling ringan namun memberikan pahala bagi kita. Sebagaimana sabda Nabi Rasulullah saw, ” senyum mu dihadapan wajah saudaramu adalah sodaqoh”. ( shahih, HR. Tirmidzi no 1956).
Selain itu dengan senyum, juga bisa mendatangkan kebajikan. Rasulullah saw. bersabda, ” janganlah engkau meremehkan kebaikan sedikitpun, walaupun hanya dengan bertemu dengan saudaramu dengan wajah berseri”. ( HR. Muslim)
2. Tidak sombong
Sifat yang satu ini wajib untuk dihilangkan dari diri kita. Allah Swt. pun telah memerintahkan manusia untuk bertawadhu’ dan melarang manusia untuk menyombongkan dirinya di muka bumi ini. Sebagaimana dijelaskan bahwa, ” Dan janganlah engkau berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya engkau tidak akan dapat menembus bumi dan tidak akan mampu menjulang setinggi gunung”. (QS. Al isra’ ayat 37). Maka dari itu kita tidak boleh sombong selama di dunia, karena perlu di ingat bahwa kita di ciptakan Allah dari setetes air yang zina sehingga tidak pantas untuk berperilaku sombong.
3. Tidak pernah menyakiti perasaan orang lain.
Dalam islam, sebagaimana menjelaskan bahwa kita semua adalah saudara. Maka dilarang untuk saling menjatuhkan atau saling menyakiti, terutama kepada sesama muslim. Menurut Hadist Riwayat Muslim mengatakan bahwa, ” Setiap muslim itu saudara bagi muslim yang lain. Dia tidak akan mendzoliminya, menghinakannya, dan tidak pula meremehkannya. Keburukan seseorang itu diukur dari sejauh mana dia meremehkan saudaranya”. (HR. Muslim).
4. Tidak pernah membedakan dalam bergaul.
Sebagaimana telah dijelaskan, ” Sesungguhnya kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku supaya kamu mengenal”. (QS. Al- Hujurat ayat 13). Maka dari itu tidak perlu lagi membedakan dalam berteman, asalkan selalu dalam hal positif dan jauh dari hal yang menjadikan maksiat.

Kesimpulan dari beberapa kriteria yang sederhana, bahwa dalam menjadi orang yang memiliki sikap baik itu sangat mudah dan murah , tanpa harus menjadi besar atau terkenal untuk jadi seseorang yang bersikap baik hati. Banyak yang mengatakan, bahwa terkadang yang bisa menolong kita ketika sesudah meninggal adalah hal kecil yang memberikan kebaikan bagi orang lain. (Arofah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.