Aktivasi Nyata Peran Mahasiswa Melalui Program P3

0
95
kegiatan pengabdian masyarakat yang tertuju pada kelompok PKK Desa Kemiri, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.

Oknews.co.id – Salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi ialah Pengabdian Masyarakat. Tak dapat dipungkiri bahwa masyarakat sangat membutuhkan para pemuda sebagai agen penggerak dan perubahan. Sepatutnya Mahasiswa yang disebut Agent of Change melakukan aksi yang tak hanya tertuju pada urusan akademik ataupun urusan pribadi tapi juga tertuju pada masyarakat dan implementasi ilmu yang diperoleh di bangku kelas.

Melalui kegiatan Program P3 yang diselenggarakan oleh Krudoper Team ‘kelompok Mahasiswa Universitas Negeri Malang yang PKM-M nya di danai oleh Ristekdikti’ dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang tertuju pada kelompok PKK Desa Kemiri, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.

Krudopper Team terdiri dari Nur Indah Agustina (S1 Pendidikan Kimia 2016) selaku ketua, didampingi oleh dosen pendamping Dr. Irma Kartika Kusumaningrum M.SI dan didampingi oleh teman tim yang solid Wayan Aunur Rofiq (S1 Pendidikan Teknik Mesin 2016), Arfia Regita Dyan Pradana (S1 Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan 2016), Siti Khoirunnisa (S1 Kimia 2017), dan Rifqon Hakiki (S1 Pendidikan Kimia 2017).

Kegiatan ini diselenggarakan hari Jumat kemarin (19/4) dengan pemberangkatan tim pukul 07.00 WIB dari gerbang Veteran UM. Kegiatan ini diselenggarakan mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB dengan rangkaian kegiatan pembukaan, sosialisasi program P3 yang akan dilaksanakan selama kurang lebih 4 bulan dalam minimal 8 kali pelatihan, penyerahan secara simbolis modul yang akan memudahkan warga dalam melaksanakan pelatihan program P3, dan penutup.

Diawali dengan pembukaan yang dibuka secara resmi oleh Ketua PKK Desa Kemiri kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi Program P3 agar kelompok PKK yang menjadi sasaran dapat memahami dengan jelas terkait program P3 yakni Pendampingan, Produksi, dan Pemasaran.

“Kendala terbesar yang kami alami selama ini sebenarnya ialah dalam hal pemasaran mbak.” Ungkap ketua PKK dalam sambutannya. Kondisi Desa Kemiri yang jauh dari pusat kota menyebabkan pemasaran yang tidak berjalan sehingga kelompok PKK enggan untuk memanfaatkan hasil susu perah mereka dalam bentuk olahan.

Program P3 diawali dengan sosialisasi program, kemudian pelatihan pembuatan produk berupa permen susu, dodol susu, dan krupuk susu dari perahan susu yang melimpah di Desa Kemiri. Selanjutnya ada pelatihan mengemas produk yang desain kemasannya telah dibuat oleh tim, pelatihan pembukuan baik secara manual dan dengan bantuan microsoft excel, serta pelatihan pemasaran offline maupun online. Tak hanya sampai disini karena selain pelatihan kelompok PKK akan didampingi untuk mengurus izin usaha seperti PIRT agar produk legal untuk dipasarkan secara luas.

Kegiatan Sosialisasi Program kepada Kelompok Ibu-Ibu PKK

Dipertemuan awal sosialisasi program P3 oleh Krudoper Team mendapat respon yang sangat baik dari kelompok PKK dan  Kepala Desa sangat mensuport kegiatan ini dengan diizinkannya penyelenggaraan di rumah beliau.

Melalui program P3 diaharapkan kelompok PKK yang sebelumnya non produktif menjadi produktif dengan membetuk kader P3 sebagai penggerak untuk melaksanakan program P3. Keberlanjutan program ini sangat diharapkan baik oleh Krudopper Team, Ristekdikti yang telah mendanai program ini, maupun kelompok PKK itu sendiri.

Penulis : Nur Indah Agustina

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.