Bahaya, Warga Tutupi Lubang Jalan Dengan Tong

0
644

Oknews.co.id, Malang – Warga memasang tong besar di tengah Jalan Martadinata. Kota Malang sebagai tanda peringatan bahaya bagi pengguna jalan. Sebuah lubang berdiameter sekitar 30 cm dengan kedalaman sekitar 80 cm berada di dekat tong tersebut.

Warga khawatir lubang tersebut akan memakan korban jika tidak ada tanda bagi pengguna jalan. Letak lubang itu berada di depan kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Warga RT/RT 07/07, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Wahyu Hidayat mengatakan lubang itu sudah ada sejak tujuh hari lalu. Awalnya, lubang hanya berdiameter sekitar 10 cm. Namun, lubang itu semakin besar dalam tujuh hari.

“Awalnya saya memberi tanda kayu agar pengguna jalan waspada. Tapi setelah itu ada yang memasang tong. Saya tidak tahu siapa yang memasang tong,” kata Wahyu, Kamis (23/2/2017). Dia menduga lubang itu muncul akibat saluran drainase yang turun.

Saat pertama kali mengecek, lubang jalan itu langsung terhubung dengan benda padat, bukan tanah. Sepengetahuan Wahyu, tidak ada korban jatuh akibat lubang tersebut.

Warga lain, Imron berharap lubang tersebut segera ditutup oleh dinas terkait. Jalan berlubang itu berbahaya karena arus lalu lintas padat. Apalagi penerangan jalan pada malam hari sangat minim.

Petugas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang mengecek lubang jalan itu siang tadi. Petugas dinas itu memasang penanda jalan yang lebih bagus, yakni berupa portal yang mengelilingi lubang.

Kepala DPUPR Kota Malang, Hadi Santoso belum bisa memastikan penyebab pasti dalamnya lubang itu. Menurutnya, lubang itu bisa karena adanya penurunan akibat drainase atau kerusakan akibat struktur jalan.
“Disana kan banyak kendaraan yang membawa beban berat melintas,” kata Soni, sapaan akrabnya.

Soni mengaku sudah berkoordinasi dengan UPT Jalan Nasional di Malang untuk menangani jalan tersebut. Karena bukan wewenang Kota Malang, pihaknya tidak bisa melakukan pembenahan. (HK/Arya).