Bersama Koramil Wajak, KKN UM Sukoanyar Galakan Khitan Massal

0
28

Oknews.co.id, Malang– Pada selasa dini hari, Balai Desa Sukoanyar tampak dipadati oleh beberapa orang yang sibuk berlalu-lalang merapikan kursi dan meja. Rupanya pada hari itu akan diadakan khitan masal yang digagas oleh Muhammad Khoirul Annas, salah satu Mahasiswa KKN Universitas Negeri Malang yang bertempat di desa Sukoanyar, Kecamatan Wajak Kabupaten Malang.

Ketika waktu menunjukkan pukul 08.00 WIB, acara dimulai dengan sambutan yang disampaikan oleh M. Khoirul Annas yang juga selaku Ketua Pelaksana, dilanjutkan dengan BABINSA (Bintara Pembina Desa) dan sambutan terakhir disampaikan oleh Kepala Desa Sukoanyar. Diadakannya khitan masal ini bertujuan untuk membantu anak yatim dan warga yang kurang mampu sehingga dapat memenuhi kewajiban untuk tetap mengkhitankan puteranya.

Namun, tidak semua warga bisa mendaftrakan diri untuk mengkhitankan puteranya. Demi kelancaran acara, panitia langsung turun tangan untuk mendata peserta dengan cara door to door, hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah kecurangan. Sehingga, yang dapat mengikuti khitan masal ini benar – benar berasal dari warga yang kurang mampu atau anak yatim piatu.

Proses khitan dilakukan selama tiga jam secara bergantian. Ada 8 peserta yang mengikuti acara ini dan didampingi oleh keluarga masing – masing. Tangis haruu pecah selama prosesi berlangsung hingga akhir. “alhamdulilah mas akhirnya cucu saya khitan” ujar salah seorang nenek yang enggan menyebutkan namanya.  Ada juga warga yang berharap acara ini akan terus diadakan setiap tahunnya.

Salah satu peserta khitan juga mengatakan bahwa ia sangat senang, akhirnya ia bisa melaksanakan kewajiban dalam syariat agama. Bahkan ada salah satu peserta yang tak henti – hentinya menangis bahagia, ia bahkan terus memeluk ibunya. “Melihat adegan tersebut kami selaku panitia juga turut senang dan bahagia melihat warga juga bahagia” ujar salah satu panitia yang juga masih terdaftar sebagai salah satu mahasiswa Universitas Negeri Malang tersebut.

Diakhir penutup acara, peserta mendapatkan bingkisan dari panitia yang berisi satu set baju koko, sarung, makanan dan uang. Kepala Desa Sukoanyar menyambut acara ini dengan terbuka bahkan tak sesekali ia memuji program kerja yang diusung mahasiswa KKN UM sebagai langkah awal bentuk pengabdian kepada masyarakat yang juga sebagai pondasi kehidupan bahwa sesungguhnya kelak kita harus menjadi manusia yang memiliki tangan diatas, artinya harus mampu membantu dan memberikan pertolongan kepada orang lain. Seorang Bintara yang merupakan anggota BABINSA juga mengatakan bahwa ia senang dengan acara ini dan bersyukur karena acara ini berjalan dengan lancar. (Ryn)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.