Bioteknologi, Ancaman atau Peluang

0
44

Oknews.co.id – Pada awalnya, bioteknologi diartikan sebagai teknologi yang menggunakan sel hidup, yakni mikroorganisme , untuk menghasilkan suatu produk. Bioteknologi tradisional ini sudah ada sejak lama seperti pada pembuatan keju, minuman anggur, tempe, dan tape. Sedangkan bioteknologi modern (bioteknologi molekular) merupakan teknologi yang memanfaatkan agen hayati atau komponen-komponennya yang telah mengalami rekayasa genetik melalui teknologi DNA rekombinan untuk menghasilkan barang dan atau jasa untuk memenuhi kebutuhan manusia dan lingkungan (Sudjadi, 2008).

Saat ini Bioteknologi telah menjadi salah satu simbol perkembangan mutakhir dari ilmu pengetahuan dan teknologi yang penerimaannya telah mendunia. Banyak negara-negara di dunia yang menaruh banyak harapan pada bioteknologi. Tumbuhnya berbagai perusahaan kecil sampai raksasa yang berasaskan bioteknologi dan pembentukan komite-komite bioteknologi di pemerintahan menandakan perkembangan pesatnya. Selain itu, di berbagai Universitas mulai diperkenalkan mata kuliah bioteknologi (Suwanto, 1998)

Pemerintah dari negara-negara maju maupun yang sedang berkembang telah  mengalokasikan sejumlah dana untuk mempercepat perkembangan bioteknologi di negaranya, meskipun ada perbedaan dalam hal jumlah dana dan efisiensi pemakaiannya. Pada umumnya mereka mengharapkan agar kesejahteraan masyarakat dapat dipercepat dan ditingkatkan dengan bantuan bioteknologi. Banyak aspek bioteknologi yang telah membuahkan hasil berupa produk yang mempunyai nilai komersial tinggi (Suwanto, 1998).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.