Budikdamber Tawaran Solusi di Tengah Menurunnya Ekonomi Masa Pandemi

0
103
Sosialisasi budidaya bersama warga setempat.

Oknews.co.id – Malang. Sosialisasi program kerja Budidaya Ikan dalam Ember pada Rabu, 24 Juni 2020 dapat menjadi tawaran solusi untuk mengatasi menurunnya perekonomian akibat adanya pandemi yang berlangsung cukup lama. Mahasiswa KKN Tematik Biologi Universitas Negeri Malang merancang sebuah program kerja yang dikembangkan di Desa Sutojayan Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang atas izin Dosen Pendamping Lapangan Agung Witjoro, S.Pd., M.Kes dan Siti Rukhoiyah, S.H selaku Kepala Desa Sutojayan.

Upaya ini dilatar belakangi meningkatnya korban PHK perusahaan di Indonesia khususnya desa Sutojayan akibat adanya wabah COVID-19, sehingga mahasiswa KKN UM menggerakkan warga Sutojayan untuk mengatasi penurunan ekonomi yang dirasakan saat ini.

“Budidaya ikan dalam ember tidak semata mata hanya membudidayakan ikan, namun dalam kegiatan ini warga juga diajarkan untuk berkebun namun tetap dalam satu ember” ujar Farira selaku koordinator kelompok mahasiswa KKN ketika ditemui di rumah salah satu warga saat sosialisasi berlangsung.

Alat yang digunakan sangat sederhana seperti ember berukuran sedang, gelas plastik bekas, dan kawat penyangga.

Bahan yang digunakan terdapat air, bibit ikan air tawar seperti ikan gurami atau ikan lele, beberapa helai kapas dan serbuk kayu sebagai media tanam, serta bibit sayuran yang mudah diperoleh sebagai contoh selada air atau sawi.

Cara menyusun alat dimulai dengan menyiapkan ember yang dilubangi di bagian atas kira-kira 10 cm dari bibir ember untuk menghindari meluapnya air, kemudian mengisi air hingga ¾ volume ember, dilanjutkan menyusun set tanaman yang terdiri dari gelas plastik yang dilubangi sebagai celah masuknya air kemudian diisi serbuk kayu yang diatasnya di tindih dengan kapas basah sebagai media tanam. Gelas plastik diletakkan menggantung di permukaan bibir ember.

“Alat dan bahan serta prosedur pelaksanaan yang dinilai mudah untuk dilakukan oleh warga diberbagai kalangan, budidaya ini juga dinilai memiliki efisiensi dalam penggunaan lahan sehingga warga tidak perlu menyediakan lahan dan modal yang cukup besar dalam proses pembuatannya” ujar Farira.

Kegiatan ini didukung penuh oleh Dosen Pendamping Lapangan sekaligus Dosen Biologi UM, selain bergerak dalam bidang perekonomian Budikdamber menjadi salah satu wadah kegiatan warga untuk mendukung program Go Green dengan menggunakan kembali gelas plastik yang biasanya langsung dibuang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.