Cerita Kecil: Pak Nur Hasyim, Dari PGA ke UINSA

0
177
Nur Hasyim, Guru Agama Panutan

Oleh: Fathur Rahim Syuhadi

Sekolah di SMP Negeri Paciran nuansa keagamaannya sangat kental guru pengajarnya sangat agamis. Murid muridnya dari keluarga yang agamis juga.

Nuansa agamis ini ditandai dengan Pertama tas murid murid berisi sarung. Tatkala sekolah masuk sore, saat istirahat murid murid berbondong bondong menuju musholla atau masjid terdekat untuk melaksanakan shalat ashar dengan membawa sarung yang ada di tasnya.

Kedua Setiap guru masuk dan keluar kelas selalu mengucapkan Assalamu^alaikum wr wb. Bila ada guru yang mengucapkan selamat siang atau selamat sore dipastikan mendapat reaksi yang kurang bagus dari para murid.

Ketiga. Guru pengajar rata rata berlatar belakang agamis. Agamis karena lingkungannya, atau karena pendidikannya.

Pada saat duduk di bangku kelas tiga, untuk pelajaran Agama Islam kami diajar oleh Pak Nur Hasyim. Sewaktu kelas dua diajar Pak M. Nadjih Bakar dan kelas Satunya diajar oleh Pak Mastahid.

Pak Nur Hasyim adalah putra asli Paciran. Pak Hasyim, panggilan akrabnya Pak Nu Hasyim. Setamat dari PGA (Pendidikan Guru Agama) Pak Hasyim melanjutkan ke IAIN Surabaya (sekarang menjadi UINSA = Universitas Islam Sunan Ampel Surabaya) Jurusan Tarbiyah.

Pemilik nomor hp 0856-4610-6106 ciri khasnya selalu berkaca mata minus. Mengajarnya sangat lemah lembut. Suaranya datar datar saja. Wawasannya sangat luas. Banyak hal baru yang disampaikan di luar buku teks tentang pengetahuan agama. Selalu menekankan pentingnya menjaga Akidah dan Akhlak sebagai pondasi hidup.

Setiap pelajaran, selalu disampaikan pesan pesan moral untuk meneguhkan aqidah, dan akhlaq. Tidak lupa selalu ada tanya jawab setiap sesi materi pelajaran. Pada kesempatan ini kami sering bertanya. Tidak sedikit pertanyaan kami sampaikan yang merupakan titipan teman teman. Cara menjawab Pak Hasyim juga memuaskan, tidak bertele tele. Kami semuanya puas

Selain menjadi guru tetap di SMPN Paciran, Pak Hasyim juga mengajar di lingkungan Pondok Modern Paciran. Bahkan Pak Hasyim juga menjadi dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Paciran.

 

Aktifis yang PNS

Pak Hasyim berasal dari keluarga aktifis. Saudaranya berjumlah 6 orang semuanya pegawai negeri di lingkungan kementrian Depag dan kementrian Dikbud. Sedangkan bapaknya adalah petani dan ibunya adalah seorang pedagang.

Pak Nur Hasyim menikah dengan Bu Emy pada tahun 1987. Istrinya berasal dari Sepanjang Sidoarjo. Bu Emy sehari hari mengajar di TK. Pak Hasyim bersyukur mempunyai pendamping guru TK. Karena guru TK selalu riang gembira, pandai bernyanyi dan jarang marah.

Pada saat akad nikah, Pak Hasyim ditemani Pak Mariyono, Pak Naim, Pak Mustaqim, Pak Anang Dwi Bagus, Pak Wowor, Pak Mulhtar (alm) juga beberapa guru lainnya dan Pak Darmolan Marchaban, Kepala Sekolah.

Dari perkawinan Pak Hasyim dan Bu Emy dikaruniai dua anak. Anak pertama Chabibi Aulia Rahman Al Hasmy. Lulus dari SMAN 2 Lamongan melanjutkan ke ITS ambil IT. Istrinya, Ridho Amaliya Putri (Amel) dan sekarang dikarunia satu cucu bernama Muhammad Fatih Al Ghifari. Anak pertama ini bekerja di bagian IT PT DOK Kemantren. Sementara menantunya mengabdi sebagai guru di SMPN Paciran dan Pondok Modern Muhammadiyah Paciran.

Sedangkan anak kedua perempuan bernama Ridho Kurnia Hasmy (Nia), setelah lulus dari SMAN 1 Tuban, melanjutkan kuliah di PENS ITS Surabaya, ambil IT, menikah dengan Moh. Syahrul Fathoni dari Tuban. Putri kedua ini mengabdi di UM Gresik Bagian IT.

Ternyata semangat Pak Nur Hasyim untuk menuntut ilmu tidak sebatas ditingkat Sarjana. Akhirnya Pak Nur Hasyim juga kelar menyelesaikan pendidikan Pasca Sarjana dengan gelar M.Pd.I.

Harapan Pak Nurhasyim kepada Anak didiknya Semoga mereka menjadi anak anak yang Qurrota ‘ayun, dan smoga senantiasa dalam lindungan Allah Swt dengan kecukupan rizqi, dan selamat aqidah sampai akhir nanti

Semoga Pak Nur Hasyim sehat selalu. Matur suwun atas ilmu ilmu yang diberikan pada kami. Semoga barokah dan bermanfaat selalu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.