Corona Membuat KKN Secara Daring, Observasi Desa Sukopuro Untuk Menciptakan Produk Karya Pengabdian

0
341
Sumber: Dokumen Pribadi

Oknews.co.id – Malang, (6/6) Setelah berakhirnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada hari Sabtu (30/5/2020) di wilayah Malang Raya, dilakukanlah masa transisi untuk memasuki fase new normal. Masa transisi ini akan berlangsung selama satu minggu atau tujuh hari setelah berakhirnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hal ini bertujuan untuk mengetahui apakah akan terjadi penambahan pasien positif Covid-19 atau tidak.

Meskipun Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberhentikan, tetap mengharuskan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Sehingga seluruh masyarakat melawan penyebaran virus corona. Termasuk juga kelompok Kuliah Kerja Nyata Universitas Negeri Malang (KKN UM) edisi Covid-19, hal ini meningkatkan semangat mereka untuk menciptakan produk karya pengabdian sebagai turut andil dalam melawan virus corona. Disebut sebagai KKN edisi Covid-19 ini, karena kegiatan KKN dilakukan saat ada pandemi virus corona dan KKN berbasis produk karya pengabdian. Sehingga mahasiswa tidak boleh tinggal di desa dan mayoritas kegiatan KKN dilakukan secara daring.

Sabtu, (15/5/2020) perwakilan kelompok KKN UM edisi Covid-19 bersama Bapak Mohammad Hari selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) berangkat menuju Kantor Desa Sukopuro untuk melakukan observasi. Observasi ini dilakukan hanya perwakilan kelompok KKN UM karena pada saat itu masih diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Kegiatan observasi ini dilakukan di Kantor Desa Sukopuro. Narasumber kali ini ialah Bapak Heri Sutrisno selaku sekretaris desa Sukopuro.

Sumber: Dokumen Pribadi

Wawancara dengan sekretaris desa terkait Program Kerja (PK) yang dibutuhkan oleh Desa Sukopuro berjalan dengan lancar dan tidak membutuhkan waktu yang lama.

“Kalau terkait penanganan Covid, maskerkan kita sudah. Tadi sudah saya sampaikan ke pak dosen, tolong pak, cuman ya agak mahal bahan portal untuk masing-masing gang,” ujar Bapak Heri selaku Sekretaris Desa.

Setelah wawancara dengan sekretaris desa, perwakilan kelompok KKN melakukan dokumentasi di Desa Sukopuro. Mereka mendokumentasi kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh warga seperti, menjemur singkong, membawa pulang bambu, memperbaiki atap rumah, menuntut sapi, dan bercocok tanam di sawah

Data hasil dokumentasi tersebut akan digunakan sebagai bahan untuk membuat Program Kerja (PK). Dari hasil dokumentasi dan wawancara, kemudian seluruh anggota kelompok KKN yang berjumlah 20 orang berdiskusi secara online terkait Program Kerja (PK) yang berguna untuk membantu mengurangi penyebaran virus corona di Desa Sukopuro.

 

Oleh : Muhammad Khusni Nailul Mubarok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.