Hardiknas : Mahasiswa UM Tuntut Penurunan UKT Mahasiswa

0
955

Oknews.co.id, Malang – Dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional ini, BEM dan beberapa aliansi Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) mengadakan Aksi damai yang dilaksanakan setelah Upacara Hardiknas, di depan Graha Rektorat, Rabu (2/5) .

Tuntutan yang diberikan Mahasiswa UM kepada Elite Kampus UM yaitu :

1. Mendesak Universitas Negeri Malang untuk turut aktif mengawal terwujudnya pendidikan Nasional yang lebih baik.

2. Mendukung Universitas Negeri Malang menjadi kampus Inklusi sesuai dengan Permendiknas Nomor 70 Tahun 2009 Tentang Pendidikan Inklusif.

3. Menuntut perbaikan pendidikan  melalui kampus yang menyelenggarakan sistem pendidikan yang jujur, adil, dan transparan.

4. Menuntut pihak Universitas Negeri Malang melakukan klarifikasi terkait permasalahan Statuta Universitas Negeri Malang yang bisa dihadiri oleh mahasiswa Universitas Negeri Malang

5. Meminta pihak Universitas Negeri Malang untuk mengajukan usulan anggaran pendidikan tinggi dan Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri yang sesuai dengan kebutuhan pendidikan tinggi di Indonesia.

6. Menetapkan peraturan mengenai transparansi UKT dan sistem keringanan yang diatur secara umum oleh Universitas Negeri Malang dalam perundangan-undangan guna menjamin kepastian hukum bagi orang tua mahasiswa.

7. Menuntut Universitas Negeri Malang sebagai Kampus yang dulunya adalah Kampus Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan sekarang memiliki sebutan “Kampus Pembelajaran” ikut bertanggung jawab ketika mahasiswa tercekik dengan uang kuliah tinggi dan memberi keringanan dalam penurunan UKT mahasiswa dalam hal ini merefleksikan UUD 1945 bahwa pendidikan adalah upaya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Menteri Pendidikan BEM UM mengatakan,  Jika Kampus UM ini adalah Kampus Elite, namun belum memperhatikan kesejahteraan Guru yang nota bene alumni UM masih belum diutamakan. Dengan UKT begitu tinggi rata-rata 4-7 juta yang dibebankan Mahasiswa UM, tidak selaras dengan gaji guru honorer yaitu sekitar 300-700 ribu. Hal tersebut tidak sepadan dengan UKT selama kuliah” Ujar Fatihun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.