Kajian Sore : Cara Mendidik Anak Dengan Baik dan Pengaruh Terhadap Gadget.

0
159
Ibu Latifah selaku (ibunda) Aisiyah cabang Klojen, kota Malang

Oknews.co.id – Malang, 17 November 2018 tepatnya Sabtu sore bertempat di Masjid TPI Nurul Huda Penanggungan, Malang diadakan pengajian rutin Pimpinan Ranting Aisiyah penanggungan.

Meski sore itu dalam kondisi hujan dan jumlah jama’ah ibu-ibu tidak seperti biasanya, acara tersebut tetap dilanjutkan dan dimulai tepat pukul 03.00 sore.

Dalam kesempatan itu, sebagai pemateri adalah ibu Latifah selaku (ibunda) Aisiyah cabang Klojen, kota Malang. Beliau memberikan tema yakni Cara mendidik anak dan pengaruh terhadap gadget.

Menurut Beliau, cara mendidik anak dengan baik ada 3 versi. Pertama, menurut Ali bin Abi Tholib: 1. Anak usia 0-7 tahun , itu adalah anak sebagai raja. ” jadi ibu, kita tau sendiri kan, bahwa anak kecil umur segitu pasti belum bisa mandi sendiri, makan sendiri, tidurpun kadang masih nggak mau sendiri. Maka sebagai ibu harus melayani dengan sepenuh hati serta mendidiknya”. Tutur bu Latifa kepada ibu-ibu.

  1. Usia 8 – 14 tahun, anak sebagai tawanan atau kewajiban. Bisa diibaratkan sebagai layangan maka harus kita tarik ulur.
  2. Usia 15 tahun keatas, istilahnya masa pubertas. “pada masa ini ibu-ibu harus sangat berhati-hati, kalau salah sedikitpun akan fatal sampai akhir bu. ngeri kan bu”. tegasnya.

Versi kedua , Dalam Al-qur’an surat An- Najm terdapat dalam ayat 43 sampai 48.

Ayat 43 menjelaskan bahwa Alloh menciptakan tertawa dan menangis. ” disetiap kebahagiaan pasti ada kesedihan, makanya kita harus selalu bersyukur nggeh bu. dikasih anak 1 bersyukur, dikasih anak 7 juga harus bersyukur nggeh”. disambut dengan tawa para jama’ah.

Ayat ke 44 menjelaskan bahwa Alloh menciptakan laki-laki dan perempuan.

Ayat ke 45 menjelaskan bahwa Alloh mematikan dan menghidupkan.

Ayat ke 48 menjelaskan bahwa Alloh menciptakan kekayaan dan kemiskinan.” di dunia ini tidak ada yang miskin. Lihat saja pada tubuh kita ini sudah milyader, bayangkan jika tangan kita luka, patah atau apapun pasti mau tidak mau harus mengeluarkan biaya untuk berobat. Itu tandanya kita tidak miskin dan harus selau merasa berkecukupan”. ujar bu latifa.

Versi ketiga yaitu dalam surat Al Lukman mulai dari ayat 12 – 19. Pada ayat ke 12 menjelaskan kita harus selalu bersyukur atas apa yang telah terjadi.

Ayat ke 13 menjelaskan bahwa mendidik anak harus dengan Tauhid( pengetahuan tentang Alloh). Terangkan dan ajarkan pada anak bahwa yang menciptakan mereka di dunia ini adalah Alloh. ” kalimat Tauhid itu bunyinya  laa illaha illallah artinya tidak ada tuhan selain Alloh”. tegasnya.

Ayat ke 14 tentang berbuat baik kepada orang tua. ” kita harus pintar ibu-ibu , bahwa jika kita melakukan kebaikan kepada orang lain terutama kepada orang tua kita, Insya Alloh anak kita akan meniru dan secara sadar akan mempraktekan kebaikan tadi kepada kita sebagi orang tua nya”. ucap ibu 7 anak tersebut.

Ayat ke 15 , tidak boleh syirik. Ayat ke 16 yaitu tentang harus dilatih jujur. ” jujur itu berawal dari komunikasi antar kita dan anak yang terjadi secara baik. Sehingga apapun masalah anak, apabila komunikasi terjalin baik, maka anak tak akan sungkan untuk jujur kepada kita”. Tips darinya.

Ayat ke 17 yaitu mengajak sholat tepat waktu. ” Ingat ya ibu-ibu mengajak, bukan hanya menyuruh dengan membentak- bentak. Sedangkan ibunya sendiri masih asyik menonton sinetron atau sedang membalas WA“. candanya kepada ibu-ibu.

Ayat ke 18 dan 19 yakni menjelaskan agar kita tidak sombong serta sederhana dalam bergaya.

Jadi kesimpulannya dalam mendidik anak, tidak hanya bergantung pada norma dan nilai yang sudah ada, tapi hendaklah kita sebagai umat muslim juga harus membaca isi dari Alqur’an yang kemudian kita terapkan dalam mendidik anak dan dalam kehidupan sehari-hari kita. (Arofah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.