KIMIA BERAKSI 2018, Beraksi untuk Banaspati

0
94
Foto pengurus HMK “Oksigen” 2018 bersama warga

Oknews.co.id – Salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi ialah Pengabdian Masyarakat. Tak dapat dipungkiri bahwa masyarakat sangat membutuhkan para pemuda sebagai agen penggerak dan perubahan. Sepatutnya Mahasiswa yang disebut Agent of Change melakukan aksi yang tak hanya tertuju pada urusan akademik ataupun urusan pribadi tapi juga tertuju pada masyarakat dan implementasi ilmu yang diperoleh di bangku kelas.

Melalui kegiatan Kimia Beraksi yang diselenggarakan oleh HMK “Oksigen” 2018 mahasiswa Kimia Unievrsitas Negeri Malang difasilitasi untuk ikut serta dalam kegiatan mengabdi dan berbakti di Dusun Krajan RT 19 Banaspati, Desa Duwet, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang.

Kegiatan ini diselenggarakan hari minggu kemarin (20/10) dengan pemberangkatan peserta pukul 07.00 WIB dari gerbang Veteran UM. Kegiatan ini diselenggarakan mulai pukul 08.30 WIB hingga pukul 16.00 WIB dengan rangkaian kegiatan bersih desa, masak bersama warga, kimia mengajar, makan bersama warga, dan pelatihan labu siam (manisah), serta pembagian sembako kepada warga.

Diawali dengan pembukaan yang dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Duwet, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian 3 kelompok, yakni kelompok bersih desa, kelompok memasak, dan kelompok pengajar karena ketiga kegiatan ini kami lakukan secara bersamaan.

Dikelompok Bersih Desa bertugas memberihkan tegalan dan jalan di sepanjang dusun selain itu juga bertugas memasang 3 plang nama jalan ‘Banaspati’ yang telah dibuat panitia sebagai kenang-kenangan dari HMK  “Oksigen” 2018. Dikelompok memasak bertugas memasak untuk makan siang seluruh peserta dan warga desa. Sedangkan dikelompok mengajar bertugas untuk mengajar adik-adik MI Banaspati.

“Kakak, namanya siapa ? nama saya Nisa.” Ucap salah satu adik kelas 3 yang meminta berjabat tangan saat pengajar tiba di area kelas. Kegiatan belajar diisi dengan menghubungkan garis pada gambar yang telah dibagikan selain itu juga menempel kecil-kecil kertas origami.

Hiperaktif dan partisipatifnya adik-adik membuat kegiatan belajar dipenuhi tawa baik dari adik-adik maupun dari pengajar. Dipenghujung kegiatan belajar ada pembuatan bersama buku kecil sebagai oleh-oleh serta kenangan untuk Adik-adik MI.

Foto kegiatan bersama adik-adik MI Banaspati

Pukul 13.00 WIB seluruh warga dan peserta pengabdi menikmati makan siang yang telah dimasak sebelum lanjut ke kegiatan pengolahan labu siam. Pengolahan labu siam ini dihadiri oleh ibu-ibu.

Labu siam atau manisah yang banyak ditanam oleh warga Banaspati biasanya hanya diolah sebagai sayur. Maka diadakannya pelatihan oleh panitia, pembuatan selai berbahan dasar labu siam. Selain mendengarkan, warga diajak untuk mempraktekkan langsung pembuatannya membuat warga lebih paham.

Serangkaian acara Kimia Beraksi berakhir dengan kegiatan pembagian sepaket sembako kepada 75 kepala rumah dan pemberian baju layak kepala pak RT yang nantinya juga dibagikan kepada warga RT 19.

Walau kegiatan relatif cukup singkat namun sangat berkesan baik bagi warga maupun peserta pengabdi. “Saya mewakili warga RT 19 Banaspati mengucapkan banyak terima kasih kepada adik-adik mahasiswa Kimia UM yang telah berbagi kepada kami. Semoga pendidikannya sukses.” Sepenggal sambuatan pak Darojik Ketua RT 19 di penutupan acara Kimia Beraksi 2018.(Ryn)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.