Mahasiswa KKN Biologi UM Kembangkan Buku Edukasi Desa Tangguh Covid-19 untuk Desa Sutojayan

0
152
Penyerahan simbolik Buku Edukasi Desa Tangguh Covid-19 karya mahasiswa KKN Tematik Biologi Universitas Negeri Malang kelompok XV kepada Kades Sutojayan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang pada 4 Juni 2020 lalu.

Oknews.co.id – Kab. Malang, Kuliah Kerja Nyata yang dilaksanakan mahasiswa Universitas Negeri Malang mulai tanggal 29 Mei 2020 hingga 7 Juli 2020 berbeda dari kegiatan KKN sebelumnya, karena mengingat dalam kondisi pandemi Covid-19 sehingga baru pertama kali kegiatan pengabdian mahasiswa dikelola dan dilaksanakan melalui model dalam jaringan (daring) atau online. Dalam buku panduan KKN edisi Covid-19 yang diterbitkan Pusat Sumberdaya Wilayah dan KKN LP2M dijelaskan bahwa mahasiswa tidak perlu tinggal di desa lokasi penempatan tetapi tetap berkarya.

Tim KKN Tematik Biologi UM yang bertugas di Desa Sutojayan Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang yang beranggotakan 6 orang mengembangkan sebuah Buku Edukasi Desa Tangguh Covid-19 yang memuat beberapa materi tentang aktivitas pemutus rantai penyebaran virus ini. Materi tersebut antara lain self isolation, physical distancing, work from home, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dan pemulasan jenazah PDP. Selain memuat materi penting, buku ini dilengkapi dengan ilustrasi gambar yang menarik sehingga diharapkan seluruh masyarakat dapat memahaminya dengan mudah.

Buku Edukasi Desa Tangguh Covid-19 telah diserahkan kepada Ibu Siti Rukhoiyah, S.H selaku Kepala Desa Sutojayan pada 4 Juni 2020 di Balai Desa Sutojayan atas dukungan Dosen Pembimbing Lapangan Agung Witjoro, S.Pd., M.Kes.

Penyusunan buku ini dilakukan selama 7 hari sejak pembukaan KKN Universitas Negeri Malang. “Buku Edukasi Desa Tangguh Covid-19 merupakan program kerja pertama kami, yang kami kembangkan untuk mengedukasi warga Desa Sutojayan sebagai implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi.” ucap Farira Mujtahida selaku Koordinator KKN.

Kontennya antara lain self isolation, physical distancing, Work From Home (WFH), Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga pemulasaran Jenazah PDP. Selain memuat materi penting, buku ini dilengkapi dengan ilustrasi gambar yang menarik sehingga diharapkan seluruh masyarakat dapat memahaminya dengan mudah.

Tentang isi buku itu, Farira dan timnya menjelaskan kemampuan desa secara mandiri dalam beradaptasi dan menghadapi ancaman wabah serta memulihkan diri dengan segera dari dampak wabah yang merugikan.

Sedangkan mengenaik Work From Home (WFH) menjelaskan kepada masyarakat tentang pengertian WFH atau bekerja dari rumah atau di luar kantor yang memiliki fleksibilitas tinggi guna mendukung keseimbangan karyawan antara pekerjaan dan kehidupan.

“Saat ini masyarakat tetap bisa berkarya dan mengembangkan bisnis dengan tetap mematuhi protokol kesehatan ditengah pandemi Covid-19” ujar Farira.

Karya Mahasiswa KKN UM ini diapresiasi oleh Kepala Desa Sutojayan, “Buku Edukasi yang dikembangkan mahasiswa KKN Tematik Biologi kelompok XV sudah baik karena mencakup materi-materi dasar yang dapat dipelajari warga Desa Sutojayan. Rencananya buku ini akan disebar disetiap posko pengamanan dan tiap RT” ujar Ibu Kepala Desa saat serah terima.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.