Mahasiswa UM Gelar Workshop Melukis Batik dan Menanam Toga demi Membangun Desa Wisata Edukasi

0
171

Oknews.co.id, Malang – Kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata) merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan mahasiswa dalam hal pengabdian yang diberikan kepada masyarakat. Dalam hal ini, (28/06/18) Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM)  menekankan dalam bidang pendidikan yaitu Workshop  Melukis  Batik di Desa Ngabab, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang dengan sasaran adalah anak-anak di desa tersebut. Selain untuk melestarikan batik yang merupakan ciri khas dari Indonesia, hal tersebut juga selaras dengan kebutuhan dari Pemerintah Desa Ngabab yaitu untuk membangun “Desa Wisata Edukasi” dengan salah satu outputnya yaitu kampung batik.

“Terkait dengan kebijakan tersebut, kami ingin memberikan suatu pengalaman untuk mengasah keterampilan membatik bagi anak-anak SD/MI agar menjadi generasi yang mengenal produk ataupun keunggulan di daerah tempat tinggal mereka. Terutama untuk batik khas ngabab ini, walaupun belum ada nama khusus untuk batik tersebut.” Ujar salah satu Anggota Tim KKN UM.

Tim KKN UM kemudian dibagi menjadi 3 tim sesuai dengan banyaknya sekolah dasar yang terdapat di Desa Ngabab yaitu SDN Ngabab 1, SDN Ngabab 2, dan MI (Madrasah Ibtidaiyah) Ngabab. Siswa diajak belajar untuk melukis batik sesuai dengan kreatifitas mereka dengan menggunakan media botol bekas air mineral berukuran besar yang mereka bawa sendiri. Hasilnya, dari media tersebut setelahnya akan digunakan sebagai media pot untuk penanaman Toga maupun tanaman rambat lainnya sebagai penghias yang akan mempercantik Kampung Batik di Desa Ngabab, Kec Pujon.

“kami memilih tanaman toga ataupun tanaman vertikal, selain tanaman  tersebut dibilang mudah untuk dibudidayakan  agar juga dimanfaatkan oleh warga sekitar” ungkap Dimas, Salah Satu Tim KKN UM di Desa Ngabab.

Tidak hanya itu, dalam kegiatan Workshop ketua dari GANTER (kelompok masyarakat yang bergerak di bidang seni desa ngabab) juga turut mengisi materi tentang cara mengaplikasikan cat ke dalam botol pada workshop tersebut.

Selamat Membaca. (Susanti, Kormil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.