Memilih Beras, Ternyata Mirip Memilih Jodoh

0
124

Oknews.co.id – Tips dalam memilih beras yang berkualitas baik dari segi rasa, bau, maupun dari segi tampilan.

1. Tampilan mengkilap, cerah dan bagus

 

Beras yang putih bersih belum tentu beras yang bagus. Karena ada beberapa orang yang menggunakan pemutih sebagai salah satu cara untuk memutihkan beras. Beras yang baik justru beras yang memiliki warna bening, cerah, dan mengkilap (kecuali untuk jenis ketan). Tentunya jika anda sudah biasa membeli beras, bahwa beras yang terlalu putih justru kurang bagus kualitasnya.

 

Beras yang tampak tidak natural memang tidak selalu menggunakan pemutih. Namun ada juga yang disebabkan karena penjemuran yang kurang maksimal. Hal ini dikarenakan petani banyak yang menjual padi dengan kondisi belum kering betul agar mereka untung. Sehingga berasnya akan menghasilkan putih pucat tidak tampak alami.

 

2. Bau yang tidak menyengat

 

Aroma khas beras memang tidak bisa hilang dari beras manapun. Namun, beras yang berkualitas itu semakin tipis baunya. Artinya tidak terlalu menyengat, baik bau dari khas beras itu sendiri, bau apek, hingga bau bahan obat. Tidak sulit membedakan antara beras yang bau asli dengan bau akibat kualitas yang sudah buruk akibat lama menumpuk.

 

Perlu anda tahu, bahwa biasanya penambahan klorin di beras untuk memutihkannya sering terjadi di pasaran. Untuk itu, kita perlu mencium dulu baunya. Jika ada bau klor atau kaporit, maka jangan dibeli, kalau perlu laporkan. Namun kadang penjual merendam dalam larutan klor begitu lama lalu merendam dalam air tawar yang lama yang sudah dicampur daun pandan, sehingga baunya bisa tidak terasa sama sekali.

 

3. Seragam

 

Maksud seragam disini bisa dari ukurannya, warnanya, dan varietasnya. 3 hal tersebut sangatlah penting mengingat biasanya sering terjadi oplosan beras. Terlebih untuk kategori beras-beras yang mahal . Hal inilah yang menjadikan kita lebih selektif sebelum membeli beras.

 

Ukuran beras haruslah sama semua, karena ukuran yang berbeda mencerminkan kualitas dan varietas yang berbeda pula. Untuk warna pun demikian. Jika ada yang berwarna putih-putih beberapa beras, maka bisa jadi itu beras oplosan dengan beras rastra (beras bulog yang sekarang dibagikan gratis kepada masyarakat kurang mampu) yang kadang banyak yang patah-patah.

 

Akhir kata, kita perlu selektif dan bijak dalam membeli beras. Iya sih harga memang tak berbeda jauh, paling hanya beda seribu dua ribu. Namun kesehatan kita jauh lebih mahal, beras campuran obat dan pemutih dapat memicu risiko kanker kandung kemih, prevelensi asma pada anak, keracunan, diare, kerusakan usus dan banyak lagi.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.