Menuju Desa Sejahtera Mandiri, KKN UM Hidupkan Potensi Desa Argosari

0
96

Oknews.co.id, Malang – Desa sejahtera mandiri adalah desa yang mampu menghasilkan produk yang berdaya saing, tingkat partisipasi dan keswadayaan masyarakat yang tinggi, lembaga sosial yang aktif, serta peran aktif masyarakat dalam rantai produksi. Peluang menuju desa sejahtera mandiri kini semakin jelas dirasakan oleh masyarakat desa Argosari.

Pada 4/07/2019 KKN UM Argosari mengadakan pelatihan pengolahan susu menjadi sebuah produk bernilai jual tinggi yaitu kerupuk susu. Kerupuk susu menjadi pilihan produk karena mengingat target pasar yang menjanjikan di area Malang dan sekitarnya. Pelatihan dilaksanakan di balai desa Argosari yang dihadiri oleh ibu-ibu PKK se Argosari dan masyarakat sekitar.

Acara dibuka oleh ibu Anik selaku ketua PKK desa Argosari, Beliau menuturkan bahwa peran aktif Ibu-ibu sangat penting dalam pengembangan desa terutama dalam ide kreatif pemanfaatan potensi desa. Salah satu potensi desa Argosari adalah susu yang kini masih memiliki daya jual yang rendah sehingga perlunya peningkatan nilai jual untuk bersaing dipasaran.

(dok:red)

Acara didukung dengan pemaparan materi pembuatan olahan susu oleh dosen kimia UM (Universitas Negeri Malang) yaitu Dr.Irma Kartika Kusumaningrum,M.Si. Beliau menuturkan produk olahan susu dapat dikreasikan menjadi berbagai macam produk yang berbahan Curd susu, salah satunya kerupuk susu. Selain materi pembuatan kerupuk susu, juga diberikan materi pemasaran oleh salah satu mahasiswa UM Nurindah Agustina.

Materi mencakup pemasaran yang meliputi pengemasan, desain produk dan pemasaran secara online menggunakan media seperti instagram,facebook serta Tokopedia. Selain pemasaran secara online, materi pemasaran offline juga diberikan yaitu dengan cara menjual produk ke toko oleh-oleh di kota Malang.

Tak hanya itu, acara dilanjutkan dengan praktik pembuatan kerupuk susu yang dibimbing langsung oleh pemateri. Kegiatan praktik pembuatan dibagi menjadi tiga kelompok kecil yang masing-masing sudah diberikan alat dan bahan pembuatan kerupuk susu.

Peserta secara bertahap mengikuti intruksi yang diberikan oleh pemateri. Peserta sangat antusias mengikuti setiap proses pembuatan kerupuk susu. “saya tertarik membuat kerupuk susu karena pembuatannya mudah ndak ribet dan gampang untuk dipraktikkan dirumah” tutur Tina.

Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab seputar materi dan praktik yang kemudian dilanjutkan foto bersama. (Heru Wijanarko/DKI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.