Mimbar Bebas Sastra: Puisi Rezim Serba Salah

0
283

Sebuah parade Mimbar Bebas Sastra yang selenggarakan oknews.co.id kali ini dari bapak kita yang menulis dengan gayanya yang khas, untuk partisipasi tulisan dapat melaluyi redaktur sastra di WA 08217777277 (Mbak Azka)

Oleh: Nugraha Hadi Kusuma

Taman kata-kata dibuat multi tafsir

Sehingga tidak ada orang yang mampu memaknai keindahannya

Sumpah serapah  dan caci maki adalah hiasan yang datang setiap hari

Berita sampah dan fitnah adalah kerinduan yang tidak ada yang membantah

Taman ini dibangun oleh para hina yang berlagak mulia

Taman ini berada dekat dengan kita

Bahkan berada dalam angan dan otak kita

Bahkan menghabiskan memori  dan setiap waktu yang kita punya

 

Jalan-jalan dibuat melingkar dan tak bisa keluar

Seperti kebijakan yang dibuat tapi tak ada manfaatnya

Para jelata hanyalah aksesoris dari rangkaian dusta

Bisa jadi korban

Bisa jadi alat

Bisa jadi perantara

Bahkan Kambing Hitam

 

Mereka galakkan menanam

Tapi menebar bibit kebingungan, yang tumbuh membesar

Akarnya kepentingan

Badannya kerakusan

Cabangnya menusuk lawan

Rantingnya berbuah kesesatan

Tanaman ini disebar seantero negeri

Lihatlah sudah banyak panen

Mereka yang jauh dari kita, mereka merengkuh kuasa

Mengisap habis energi negeri

Menjadikan korban-korban sebagai jaminan

Utang yang tak akan dibayar

 

 

Mereka sudah jauh, sedang kita terkapar tiada daya

Tangan kita menggapai-gapai

Menengadah mengharapkan sedekah

Sedekah perhatian dari pemegang negara

Yang diperhatikan hanyalah para pemegang kapital

Yang diperhatikan hanyalah para makelar nakal

Yang diperhatikan hanyalah para penjilat laknat

Yang dperhatikan hanyalah mereka yang dekat

Dimana negara

Dimana negara

Dimana negara

Ketika kita diperdaya

Ketika hidup sudah papa

Ketika tak mampu bicara

Mau bersuara masuk penjara

 

Dalam kalender ditetapkan musim baru

Oleh para berkuasa yaitu musim aduan

Semua rakyat diadu

Biar tidak ada kritik

Biar  tidak ada telisik

Biar aspirasi ikut mati

Biar yang berkuasa bebas korupsi

Berpesta atas nama kita

Maka hukum adalah mereka

Suatu hil yang mustahal

 

Kita tidak boleh mengatakan bahwa rezim ini salah

Kita tidak boleh mendefinisikan kekurangan

Kita tidak boleh mendakwa atau menuntut

Kita tidak boleh apa-apa

Kita hanya boleh mentertawai

TAPI HANYA UNTUK DIRI SENDIRI

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.