Mirdasy: Ada Anomali Berjamaah Jerumuskan Bangsa dalam Keterpurukan

0
700
M. Mirdasy bersama tokoh penggerak Jawa Timur

Oknews.co.id – Surabaya, Perkembangan kebangsaan yang kian tidak menentu diharapkan mampu segera teratasi dengan pelantikan legislatif dan eksekutif dalam waktu dekat ini. Salah satu tokoh politik nasional yang telah mengenyam asam garam dinamika politik mulai orde baru hingga kini yaitu M. Mirdasy. Dia menyampaikan rasa prihatinnya atas berbagai kericuhan yang terjadi di bumi pertiwi ini.

” Kita setelah menyelesaikan gawe besar yang kesemuanya membutuhkan partisipasi rakyat, semua tokoh membujuk, merayu, bahkan memaksa rakyat agar mengikuti kemauan kita tetapi fakta yang diterima adalah perlakuan  tidak adil terhadap rakyat, bayangkan penguasa dan pengusaha dijaga sedangkan rakyat disiksa dengan kebijakan dan perlakuan yang diluar kemanusiaan, coba lihat rangkaian kasus mulai Faizal Amir hingga Randi menggambarkan sebuah ironi yang menyesakkan dada kita” kata putra KH Abdurrahim Nur ini.

Menurut Mirdasy situasi sekarang ini dipicu tiga hal;
Pertama, rakyat hanya dianggap sebagai komoditas, mereka hanya dianggap ada saat dibutuhkan saja, akan tetapi bila rakyat membutuhkan tidak ada pemimpin yang hadir.

Kedua, Negara sebagai simbol kedaulatan rakyat, tapi sayangnya hanya digunakan sebagai alat oleh perorangan untuk sebuah kekuasaan.

Ketiga, kebebasan untuk menyampaikan aspirasi yang merupakan hak sipil telah dikebiri. Semua didesign untuk seia sekata dengan penguasa.

‘ Ironinya dalam bernegara ini, nyawa rakyat seakan tidak ada harganya sama sekali”, sambungnya.

Mantan aktivis Pemuda Muhammadiyah itu menyampaikan maraknya aksi dan demonstrasi solidaritas itu sangat wajar,

“Waktunya membongkar kebobrokan ini, aksi yang berlangsung adalah warning bagi penguasa di tiap tingkatan jangan mudah mempermainkan rakyat, apalagi bertindak sewenang-wenang dan semena-mena untuk sejumput kekuasaan, ingat hidup ini sementara dan pertanggungjawaban tidak hanya di dunia”

Mirdasy berpesan pada semua generasi muda untuk tidak berhenti menyuarakan kebenaran dan terus berjuang masa hidup,

“ayo tuntaskan, jangan mau jadi alat kekuasaan dan tetaplah obyektif dalam perjuangan”

Pungkas Mirdasy kepada Oknews.co.id ( Uzlifah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.