PANG-LING, Aplikasi Peluang Usaha ditengah Pandemi

0
90
Mahasiswa UM Ciptakan PANG-LING, Aplikasi Peluang Usaha Ditengah Pandemi

Oknews.co.id – Malang, Hadirnya pandemi COVID-19 tentu menimbulkan berbagai dampak dalam kehidupan sosial dan ekonomi. Mulai dari lonjakan kasus PHK pada karyawan yang terus mengalami peningkatan, hingga PKL yang harus berhenti berjualan akibat menurunnya jumlah pembeli. Gerakan #DiRumahAja membuat perekonomian PKL mengalami terjun bebas. Berawal dari keprihatinan terhadap dampak perekonomian yang ditimbulkan akibat pandemi ini, mahasiswa Universitas Negeri Malang ciptakan Aplikasi PANG-LING (Pedagang Kaki Lima Daring).

Aplikasi PANG-LING karya mahasiswa Universitas Negeri Malang, Austin Fascal Iskandar bersama rekan-rekannya Hafizah Islami Rahmadina dan Rifki Fajar Fitrianto, dengan di bawah bimbingan Bapak Wahyu Nur Hidayat tersebut, mempertemukan para PKL, mitra driver, serta pengguna yang mecari barang kebutuhan sehari-hari dengan mudah hanya dalam satu aplikasi. Aplikasi ini dihadirkan dalam rangka mendukung kesejahteraan PKL, menciptakan lapangan kerja baru khususnya bagi korban PHK, serta menjamin kebutuhan sehari-hari masyarakat tanpa harus bingung untuk keluar dari rumah, melanggar peraturan PSBB dan khawatir akan penyebaran COVID-19.

“Awalnya, ya karena merasa prihatin kepada PKL yang harus kehilangan pembeli. Kemudian mulai terfikir untuk menciptakan aplikasi yang bisa membantu PKL dan juga orang-orang lain yang kehilangan pekerjaannya karena dampak dari pandemi ini”, ucap Austin Fascal saat ditanya alasan menciptakan aplikasi PANG-LING.

Aplikasi PANG-LING dapat digunakan oleh 3 tipe user yakni, mitra PKL, mitra driver, serta calon pembeli. Pengalaman penggunaaan aplikasi yang familiar ini, membuat proses transaksi menjadi semakin mudah. Calon pembeli cukup melakukan 3 langkah sederhana untuk memulai transaksi. Pertama, pengguna memilih barang yang diinginkan melalui sistem pencarian dengan filter berbasis Artificial Intelligence; kedua, memilih metode pembayaran dan yang terakhir memilih jenis/cara pengiriman barang. Selain itu, Aplikasi PANG-LING pun memiliki sistem komunikasi chat dan menyediakan fitur gamifikasi dalam bentuk poin yang dapat dikumpulkan untuk dapat ditukarkan dengan keuntungan atau promo lainnya.

“Aplikasi kami, tentu saja berbeda dengan aplikasi yang sudah pernah ada. Kami berfokus pada PKL, yang selama ini jarang tersentuh.”, ujar Fascal. Meskipun tampak serupa dengan aplikasi yang sudah ada sebelumnya, namun aplikasi ini tentu saja memiliki keunggulan yang tidak dimiliki oleh aplikasi terdahulu. Aplikasi PANG-LING menawarkan barang-barang yang lebih beragam karena bermitra dengan berbagai PKL, memiliki opsi pembayaran yang sangat variatif dan terdapat dua opsi pengiriman barang yakni melalui mitra PKL maupun mitra driver, serta margin keuntungan barang yang dijual sepenuhnya milik PKL.

“Di sinilah perbedaan aplikasi PANG-LING dengan aplikasi yang lain. Kami tidak mengambil keuntungan dari barang yang dijual oleh PKL, karena tujuan kami memang untuk mensejahterahkan PKL.” imbuh Fascal. Untuk biaya pengiriman yakni Rp2.500/km untuk biaya pengiriman langsung oleh mitra PKL dan Rp4.000/km untuk biaya pengiriman oleh mitra driver.

Untuk saat ini, aplikasi PANG-LING masih dalam proses pengembangan dan akan diuji coba untuk dipergunakan di wilayah Kota Malang saja, namun harapan kedepannya dapat berekspansi ke berbagai kota di seluruh Indonesia dan tetap bisa menjadi peluang usaha bagi PKL dan orang-orang yang membutuhkan pekerjaan, meskipun pandemi telah usai.

Penulis : Dina Wulandari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.