Peningkatan Nilai Ekonomi Melalui Pemberdayaan

0
504

Oknews.co.id, Malang – Mahasiswa KKN Universitas Negeri Malang bersama masyarakat bahu-membahu menyenggarakan kegiatan guna meningkatkan nilai ekonomis bawang merah dan potensi desa. Kegiatan tersebut dilaksanakan Kamis, 8 Juni 2017 di Balai Desa Purworejo dengan mengambil tema “Pemberdayaan Masyarakat dengan Meningkatkan Nilai Ekonomi Bawang Merah Desa Purworejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang”.

Selain itu, kegiatan pemberdayaan masyarakat ini dihadiri oleh para kelompok tani setiap dusun yang ada di Desa Purworejo, yaitu Dusun Pakan, Dusun Jeruk, Dusun Tokol, serta Dusun Binangsri. Para warga desa Purworejo, khusunya warga yang memiliki usaha kerupuk lempeng juga turut berpartisipasi pada acara ini.

Pada kesempatan tersebut, terdapat 3 pokok materi besar yang cukup menarik untuk dibahas. Materi pertama yang disampaikan dalam kegiatan tersebut adalah Gerakan Go Organic. Pada bagian pertama ini, mahasiswa KKN Universitas Negeri Malang melibatkan salah satu salah satu warga desa Purworejo yang merintis penggunaan pupuk organik, yaitu Eko Purwanto sebaai pemateri. Tema Gerakan Go Organic diangkat dalam acara tersebut sebagai tuntutan masyarakat, karena produk organik yang mampu menembus pasar global produk dari organik menurut penelitian juga lebih baik dalam kandungan tanaman dari pada anorganik.

Peserta pemberdayaan (Dokumentasi pribadi)

Evi Sriwidiyati, SP selaku penyuluh pertanian pertama di kecamatan Ngantang juga turut memberikan banyak ilmu pertanian terkait manajemen bibit pupuk pada bawang merah bagi petani. Melalui materi ini diharapkan masyarakat desa Purworejo dapat bertani dengan unggul, dan berubah dalam pola pertaniannya dari yang berdasarkan kultur tetapi dengan cara-cara yang sudah dilakukan penelitian dan akhirnya akan memperbaiki hasil yang didapatkan petani.

Berbeda dengan dua tema sebelumnya yang lebih berbicara tentang bawang merah, tema yang diambil oleh Yuli Agustina dan Trisetia Wijijayanti dengan apik mengupas mendalam pengemasan dan pemasaran baik bawang merah serta potensi kerupuk lempeng yang banyak sebagai sambilan masyarakat selain bertani bawang merah. Menurut kedua narasumber yang merupakan dosen manajemen Universitas Negeri Malang ini, dengan adanya pengemasan dan pemasaran yang baik sesuai standar akan dapat menarik perhatian masyarakat luas, sehingga mampu meningkatkan nilai ekonomis desa Purworejo. (Anis/Arya)