Perubahan Iklim Dampak Kerusakan Lingkungan Picu Punahnya Tumbuhan dan Hewan di Muka Bumi

0
184
Dampak Perubahan Iklim Ekstrim

Oknews.co.id – Perubahan iklim yang ekstrim akhir-akhir ini mulai terlihat di berbagai daerah di muka bumi, hal tersebut dapat mendatanagkan petaka besar bagi manusia atau bermacam jenis makhluk hidup di muka bumi berupa kepunahan jika tidak segera diatasi.

Menurut penelitian yang dilakukan dari peneliti World Wildlife Fund, University of Eas Anglia, dan James Cook University mengungkapkan kenaikan suhu berdampak negatif di beberapa daerah seperti di hutan Amazon, pulau Galapagos, Madagaskar, pantai Eropa, dan Karibia.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada 80 ribu spesies tanaman dan hewan di 35 wilayah yang kaya dengan keanekaragaman hayatinya, para peneliti tersebut mengeksplor tiga perubahan kenaikan suhu. 2 C, 3,2 C, dan 4,5 C. Dari pengujian tersebut menunjukan di tempat dengan biodiversitas tinggi dengan suhu 3,2 C akan memusnahkan 50% hewan dan dengan 4,5 C akan memusnahkan 65% hewan dan tumbuhan.

Dalam study tersebut juga diperoleh bahwa kenaikan suhu akan mempengaruhi cuaca yang tidak menentu yang dapat mendatangkan bencana, dan dapat mengurangi curah hujan secara signifikan di beberapa tempat seperti di Mediterania, Madagaskar, dan Argentina. Menurunnya curah hujan akan mendatangkan masalah pasokan air minum bagi gajah Afrika yang perlu minum 150 sampai 300 liter.

Selain itu juga akan menjadikan kenaikan permukaan air laut yang bisa menenggelamkan tempat-tempat dengan biodiversitas tinggi di kawasan pantai seperti Sundarbans yang merupakan hutan mangrove terbesar di dunia yang ada di garis pantai India dan Banglades.

Pimpinan penelitian Prof. Rachel Warren mengungkapkan dari 80 ribu spesies tanaman dan hewan yang dia teliti dapat punah 50% di antaranya jika tidak terdapat kebijakan untuk mengatasi permasalahan iklim tersebut.

Adanya perubahan iklim yang ekstrim yang menghadirkan kerusakan alam ini bisa menyebabkan generasi penerus kita tidak mengenalinya karena separuh dari populasinya telah punah.

Artikel penelitian ini dipublikasi pada jurnal Climate Change dan di edit oleh Dul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.