Puisi New Normal edisi 2

0
366

Senyum Yang Terlambat

 

Oleh: Azka Fathiya

 

Ketika semua menatap kaku

Kuyu berlabur bosan

Dalam diam diujung pagi kota dingin

 

Melawan kenisbian yang belum usai

Melawan bayang-bayang yang hilang diterangi nanar

Menunduk tertunduk

Memegang khayal

Pada benda kotak bermain jari

 

Kata kata basi

Fitnah

Atau sekedarnya saja

 

Mengisi hari membungkam pribadi

Menjauh dan berjarak

Bahkan senyum pun tersimpan di hati

 

Sekarang semua berubah

Semua pintu tertutup

Begitu juga bagi hatiku

 

Rasa rindu mendengar guyonan

Rasa kangen saling bully

Rasa itu tak pernah berubah

 

Bisakah itu menjadi biasa kembali

Apakah ada biasa yang tidak biasa

Sehati dalam pribadi yang  penuh arti

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.