Revolusi Islam Berkemajuan, Antara Manhaj dan Internasionalisasi

0
128

Oknews.co.id – Malang, Rektor Universitas Muhammadiyah Malang, DR Fauzan Mpd, membuka seminar pra Muktamar Muhammadiyah 2020 di aula GKB IV lantai 9 UMM, Sabtu (8/2/20).

Fauzan menyampaikan, sebagai gerakan pembaharuan akan tetapi tidak pernah melahirkan sesuatu yang dianggap pembaharuan.

“Harus ada rekonstruksi ulang , karena Muhammadiyah tidak bisa digerakkan dengan mindset yang biasa – biasa saja ” ujar Fauzan

Fauzan menegaskan bahwa gerakan inklusif adalah gerakan yang harus dilakukan, sudah tidak jamannya lagi bergerak secara eksklusif.

Sementara itu Prof H A Malik Fadjar M Sc, dalam pidato muqaddimahnya menceritakan ketika mengikuti  Muktamar di Bandung , dalam suasana menegangkan sehingga ada perdebatan Soekarno sebagai presiden hadir apa tidak.

“Muhammadiyah di tengah – tengah pergolakan itu bisa berkembang dengan sangat luar biasa. Muhammadiyah itu riil dengan gerakan – gerakan yang nyata” ungkap Malik Fadjar

Malik bernostalgia Muktamar itu sejatinya momentum untuk membuka cakrawala dengan basis ragam kapasitas keilmuan .
Seminar Pra Muktamar itu dimulai saat muktamar ke – 40 di Solo, strategi politik saat itu, bahwa ketua terpilih harus sesuai selera istana,

“Muktamar zaman pak Harto, saat itu pak Harto tidak mau membuka karena belum clear ketuanya” kata Malik

Kemudian jaman Gus Dur , presiden tidak mau membuka. Nah pada jaman SBY , malah ngambek karena tidak cocok sehingga presiden hanya telekonferensi.

”  Inilah dinamika Muktamar dan Muhammadiyah tidak pernah bisa diintervensi dalam menentukan pimpinannya” ungkap Malik

Peserta Seminar Pra Muktamar di UMM

“Tema seminar kali ini adalah terkait Islam Berkemajuan, dalam hal ini UMM dengan SDM yang sangat banyak pasti bisa merumuskan bagaimana sebenarnya potret Islam Berkemajuan tersebut,” tandas Prof Syafiq Mughni dalam sambutannya mewakili Pimpinan Pusat Muhammadiyah. ( Haqi/Uzlifah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.