Rudenim Surabaya Gelar Diseminasi Perpres No 125 Tahun 2016, Harapkan Kerjasama Antar Instansi Semakin Baik

0
216
Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Surabaya gelar Diseminasi, Selasa (19/03), Hotel Luminor Sidoarjo.

Oknews.co.id, Sidoarjo – Mengingat tingginya intensitas perlintasan manusia antar negara dan negara-negara konflik yang masuk ke wilayah Kedaulatan Negara Republik Indonesia. Serta keluarnya Perpres No 125 Tahun 2016 tentang Penanganan Pengungsi dari Luar Negeri, Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Surabaya gelar Diseminasi, Selasa (19/03), Hotel Luminor Sidoarjo.

“Pentingnya pemahaman terhadap perpres itu di perlukan, maka acara ini diadakan. Dengan adanya pemahaman tersebut, diharapkan kinerja semakin baik,” tegas Abdul Jalal selaku Ketua Panitia.

Ia melanjutkan bahwa esensi mengangkat tema “Implementasi Perpres No.125 Tahun 2016 Tentang Penanganan Pengungsi dari Luar Negeri” adalah untuk mengukur sejauh mana efektif peraturan ini.

Acara di buka langsung oleh Kepala Bidang Perizinan dan Informasi Keimigrasian Kanwil Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Timur, Taty Sufiani, SH, MH. Taty mewakili Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim. Ia menyampaikan bahwa acara diseminasi ini sangat penting diselenggarakan.

“Kami berharap pemahaman terhadap Pepres No.125 Tahun 2016 semakin baik terutama tusi masing masing Instansi. Sehingga bisa terciptanya kerjasama yang baik antar instansi,” Tegasnya dihadapan peserta diseminasi dari berbagai instansi.

Acara yang diikuti oleh berbagai instansi, diantara TNI, Polri, Basarnas, BIN, Bakesbangpol, dan instansi pemerintahan tingkat kecamatan menghadirkan 3 pemateri.

Dihadiri oleh 3 pemateri dari berbagai instansi. Diantaranya adalah Taty Sufiani, Drs Mulyawan, SIP, MM dari Kepala Bakesbangpol Kab Sidoarjo, IPTU Warijin Krise dari Kaur Binops Satintelkam Polres Sidoarjo.

Warijin menyampaikan bahwa pentingnya tindakan preventif. “Kami berusaha untuk melakukan tindakan preventif. Kita cegah, jangan sampai ada peluang.” Tegasnya.

Ia melanjutkan meskipun fasilitas dibatasi, tapi hak hidupnya mereka kami jamin. “Dimana bendera merah putih berkibar, disitu hukum berlaku,” lanjutnya.

Mulyawan menyampaikan bahwa kabupaten Sidoarjo mempunyai Satgas Penanganan Pengungsi. “Baru saja kami bentuk. Ini adalah inovasi kami untuk menangani pengungsi,” katanya.

“Saya berharap peserta diseminasi semangat melaksanakan perpes ini. Tentunya demi menjaga martabat dan kedaulatan bangsa Indonesia.” katanya.

Acara diseminasi berlangsung hangat. Para peserta banyak mengajukan pertanyaan maupun keluh kesah adanya pengungsi sejauh ini, khusus di Kab Sidoarjo. (Bustomi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.