Sadarkan Pentingnya Pendidikan Anak Sejak Dini, Mahasiswa KKN UM Selenggarakan Penyuluhan “Mendidik Anak dengan Cinta”

0
113

Oknews.co.id, Malang – Pembangunan masyarakat akan berhasil jika karakter masyarakat juga berkualitas. Hal ini berkaitan langsung dengan pendidikan dalam keluarga. Pentingnya pendidikan dalam keluarga merupakan pilar pokok pembangunan karakter seorang anak. Dalam keluarga seorang anak belajar bersosialisasi, memahami, menghayati, dan merasakan segala aspek kehidupan yang tercermin dalam kebudayaan.

Melihat kurangnya motivasi para orangtua dalam memberikan pendidikan kepada anaknya sejak dini kami mahasiswa KKN UM di Desa Purwoasri mengadakan Penyuluhan Pendidikan Keluarga “Mendidik Anak Dengan Cinta”  di Aula Balai Desa Purwoasri Kecamatan Singosari Kabupaten Malang yang dihadiri oleh Kader-kader Posyandu Balita dan juga Perangkat Desa Purwoasri.

Penyuluhan Pentingnya Pendidikan Karakter merupakan salah satu perwujudan dari program-program pendidikan nonformal dan informal. Sebagai lembaga sosial terkecil, keluarga merupakan miniatur masyarakat yang kompleks, karena dimulai dari keluarga seorang anak belajar belajar bersosialisasi, memahami, menghayati, dan merasakan segala aspek kehidupan yang tercermin dalam kebudayaan. Hal tersebut dapat dijadikan sebagai kerangka acuan di setiap tindakannya dalam menjalani kehidupan.Tapi terkadang tanpa disadari ternyata banyak hal harus dibenahi dalam pola asuh dan cara mendidik orangtua.
“Disini banyak anak-anak balita yang ditinggal kerja orangtuanya dan dititipkan ke kakek neneknya mbak” ungkap Paino selaku Sekertaris Desa Purwoasri (23/05).

Para orangtua masih kurang sadar akan pentingnya pendidikan dalam keluarga, pendampingan dan cinta orang tua sangat berpengaruh terhadap pembangunan karakter anak. Mengingat pendidikan keluarga sangat penting, maka sangat dianjurkan setiap keluarga mengetahui bagaimana menerapkan pendidikan dalam keluarga yang baik dan benar.

Menurut Ellyn Sugeng Desyanty selaku narasumber “Setiap anak itu istimewa, Anak yang dianggap tak cerdas dalam bidang tertentu bukan berarti ia tak cerdas dalam bidang lainnya. Ada anak yang cerdas dalam bidang study empiris, ada yang cerdas di bidang musik, ada yang cerdas di bidang olah raga, dll. Banyak anak yang dilabeli kata “bodoh, malas, nakal”, hanya karena tak menguasai sesuatu bidang, padahal semua anak pada dasarnya adalah pribadi-pribadi pembelajar” pungkas dosen PLS UM tersebut

“Namun karena ketidak pahaman banyak orang tua yang terburu-buru menjejali anaknya dengan hal-hal yang tak mereka sukai. Memaksa anak mempelajari apa yang tak disukainya akan membuatnya merasa tertekan. Dan lebih dari itu semua, yang terpenting dari mendidik anak dengan cinta ini adalah teladan orang tua serta suasana rumah yang penuh kasih sayang. Apa yang mereka lihat dan dengar akan tersimpan dalam benak dan hatinya, dan itulah yang tersemai di dalam dirinya yang akan dibawanya kemana-mana”,tambahnya.

Dengan adanya penyuluhan pentingnya pendidikan keluarga ini diharapkan orangtua dapat semakin sadar bahwa pembentukan karakter anak sudah dimulai sejak anak kecil. Sehingga, orangtua harus benar-benar mampu membimbing dan mengajarkan anaknya tentang akhlak-akhlak terpuji sejak kecil, sehingga kelak anak sudah besar karakter anak tidak mudah diruntuhkan, karena sudah terbangun sejak kecil. (Dki)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.