Tuntaskan Wakaf Panti Asuhan Muhammadiyah Kabupaten Malang, Pendampingan DP2M UMM

0
127

Oknews.co.id – Malang, Pemerintah saat ini sudah mengeluarkan Undang-undang No. 41 tahun 2004 tentang wakaf sebagai dasar pengelolaan wakaf di Indonesia. UU ini diperkuat lagi dengan PP No. 42 tahun 2006 yang diubah dengan PP No. 25 tahun 2018 sebagai pengaturan pelaksanaan UU.   Peraturan ini dibuat agar permasalahan wakaf bisa diselesaikan sesuai hukum sehingga wakaf bisa dimaksimalkan fungsinya.

Maka  Tim Pengabdian DP2M UMM melaksanakan pengabdian dalam bentuk yang berbeda yaitu Advokasi Pengurusan Sertifikat Tanah Wakaf yang dikelola Muhammadiyah Kabupaten Malang. Tinuk Dwi Cahyani  anggota Tim menyampaikan (9/11/2020),

“Salah satu problematika yang akan menjadi gunung es yaitu persoalan Wakaf, mulai rebutan masjid, sengketa ahli waris maupun gesekan sosial di masyarakat, untuk itu UMM hadir dalam pengabdian terkait wakaf ini” jelas Dosen UMM ini.

Adapun Tim Pengabdian DP2M UMM  yang bergerak yaitu Tinuk Dwi Cahyani, SH., S.HI., M.Hum dan Muhammad Luthfi, SH., S.Sy., MH, telah  berhasil menyempurnakan wakaf di Jl. Margoutomo, Jetis, Mulyoagung, DAU luas 62 m2 status Sertifikat Hak Milik Nomor 06658, diperuntukan untuk panti asuhan dengan wakif  Sofyan,  ST., MT dengan nadzir Badan Hukum Muhammadiyah telah dialakukan ikrar wakaf pada 27 Juli 2020 dalam hal ini terbit Surat Pengesahan Nadzir Nomor: W.5.a/02/BH/04/2018 dengan Akta Ikrar Wakaf Nomor: W2/004/04/Tahun : 2020.

Ikrar wakaf tersebut dimulai dengan prakata dari PPAIW dalam hal ini adalah Ketua KUA Kecamatan DAU Ahmad Imam Muttaqin, M.Ag, setelah itu kemudian dilakukan ikrar wakaf antara wakif dalam hal ini adalah Sofyan, ST., MT dan pembacaan ucapan penerimaan harta benda wakaf oleh ketua nadzir yaitu  Drs. H. Taufk Burhan, M.Pd.

Pembacaan ikrar yang ada dilakukan secara daring melalui aplikasi Whats App karena  Sofyan, ST., MT berada di Tangerang sedangan untuk tanda tangan dalam dokumen ikrar wakaf dan AIW dalam hal ini Sofyan, ST., MT memberikan kuasa kepada Ennie E Nurul Hayati selaku adik dari Sofyan, ST., MT. Bertindak sebagai saksi dalam proses ikrar wakaf ini adalah  H. Moch Murtadji dan Samak yang merupakan perangkat desa Mulyoagung.

 

Kegiatan ini  pada dasarnya adalah implementasi  wakaf dalam UU Wakaf disebutkan, “Wakaf adalah perbuatan hukum wakif – pihak yang mewakafkan harta bendanya – untuk memisahkan dan/atau menyerahkan sebagian harta benda miliknya untuk dimanfaatkan selamanya atau untuk jangka waktu tertentu sesuai dengan kepentingannya guna keperluan ibadah dan/atau kesejahteraan umum menurut syariah.” Terima kasih UMM untuk pengabdian tiada henti untuk masyarakat.

Penulis : Uzlifah

Editor   : Baba Barry

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.