UMKM OBAH, EKONOMI MUNGGAH! KKN Universitas Negeri Malang 2019 gelar Sosialisasi Pengembangan Potensi UMKM di Desa Kemulan Turen, Kab. Malang

0
94

Oknews.co.id, Ds. Kemulan, Kec. Turen, Kab. Malang – UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) adalah usaha produktif yang dimiliki oleh perseorangan maupun badan usaha yang telah memenuhi kriteria sebagai usaha mikro.

Secara umum UMKM dalam perekonomian nasional memiliki peran sebagai pemeran utama dalam kegiatan ekonomi, penyedia lapangan kerja, pemain penting dalam perekonomian lokal dan pemberdayaan masyrakat, dan pencipta pasar baru dan sumber inovasi serta kontribusi terhadap neraca pembayaran.

Desa Kemulan sendiri memiliki berbagai jenis potensi yang dapat dikembangkan sebagai usaha ditingkat mikro, kecil maupun menengah. Beberapa diantaranya meliputi batik motif khas Desa Kemulan, kripik singkong, pembuatan batu bata dan genteng serta hasil olahan limbah plastik yang dijalankan oleh bank sampah Desa Kemulan.

(dok:red)

Namun, pemilik usaha kurang mampu untuk memasarkan produk yang dimilikinya sehingga omset yang diterima perbulannya kurang maksimal dan stagnan. Oleh karena itu, KKN Universitas Negeri Malang 2019 menyelenggarakan sosialisasi pengembangan UMKM di Desa Kemulan sebagai upaya untuk meningkatkan taraf perekonomian masyarakat pada umumnya dan pemilik usaha pada khususnya melalui pelatihan pemasaran produk.

Kegiatan Sosialisasi Pengembangan Potensi UMKM belangsung pada hari Senin, 24 Juni 2019 di Balai Desa Kemulan dengan mengundang seluruh pelaku usaha, perangkat desa, dan anggota PKK (Pembina Kesejahteraan Keluarga) di Desa Kemulan. Materi pada kegiatan ini disampaikan oleh  Zainul Abidin, S.E, selaku anggota Divisi Pengembangan, Badan PLUT (Pusat Layanan Usaha terpadu) KUMKM Kabupaten Malang dengan tema “Pengembangan Potensi Jiwa Kewirausahaan UMKM di Era Digital”.

(dok:red)

Ia memaparkan bagaimana start up yang harus dimiliki oleh pemilik usaha untuk memasarkan produknya dengan jangkauan yang lebih luas melalui marketplace atau e-commerce. Pemilik usaha perlu mengenal pasar yang sesuai dengan produk yang akan dipasarkan.  Studi pasar yang dilakukan seperti mengenali calon pembeli, memetakan persaingan usaha, menetapkan harga produk, meminimalkan risiko usaha, mengenali peluang di pasar, dan menyusun rencana promosi usaha.

Hal yang penting dalam kegiatan ini adalah pelatihan pembuatan toko online di marketplace yang secara langsung dipraktikan oleh Zainul Abidin, S.E., dengan harapan peserta sosialisasi dapat memasarkan produknya seluas-luasnya.(DKI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.