Viral, Cerita Mahfud MD Terkait Drama Makruf Amin

0
82
Mahfudz MD

Oknews,co.id – Joko ‘Jokowi’ Widodo telah mengumumkan calon wakil presiden yang akan mendampinginya pada Pilpres 2019. Tapi nama yang akhirnya dipilih sebagai cawapres adalah Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin, bukan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD yang namanya menguat jelang detik-detik pengumumanan cawapres.

Dalam acara Indonesian Lawyer Club (ILC)TV One Selasa malam (14/8), Mahfud cerita blak-blakan detik-detik saat dirinya akan dideklarasikan sebagai cawapres Jokowi pada Pemilu 2019.

Mahfud menjelaskan pada 1 Agustus 2018 pada pukul 23.00 WIB, dirinya dihubungi Sekretaris Negara Pratikno yang mengatakan cawapres yang namanya mengerucut adalah dirinya, dan akan segera diumumkan dalam deklarasi cawapres oleh Jokowi.

Bahkan, Mahfud sempat diminta mempersiapkan diri meskipun pada saat itu memang belum final. “Saya diundang oleh Setneg, diberitahu bahwa Pak Mahfud sudah mengerucut namanya,” kenang dia.

Seminggu selang komunikasi yang dilakukan Setneg kepada Mahfud, tepatnya pada 8 Agustus 2018, pria asal Pamekasan itu diminta bersiap-siap. Mulai dari skenario agar datang ke Gedung KPU RI bersama Jokowi hingga menyiapkan CV yang dibutuhkan.

Awalnya, Mahfud dan Jokowi akan diskenariokan datang ke Gedung KPU RI menggunakan sepeda motor berboncengan. Bahkan, Mahfud juga diminta mengukur baju.

“Saya diundang oleh Pratikno, ada Pak Teten juga dan asistennya Pak Pratikno bahwa besok akan diumumkan, semua sudah disiapkan. Upacaranya nanti ketika berangkat dari Gedung Joeang naik sepeda motor. Pak Mahfud bonceng Pak Jokowi, saya tanya kenapa tidak naik berdua saja? Katanya nanti kalau difoto wartawan jelek,” tutur dia.

Rencananya, kata Mahfud, pada 9 Agustus 2018 pukul 16.00 WIB, Mahfud akan diumukan sebagai cawapres Jokowi. Mahfud diminta menunggu di ruangan sebelah di pelataran, sebelum akhirnya diumumkan.

“Saya diminta CV, karena supaya namanya sama dan harus berdasarkan CV yang resmi. Jam 4 akan diumumkan di pelataran sambil menunggu,” ujar pengagum Gus Dur itu.

Ketika detik-detik menjelang pengumuman cawapres, tiba-tiba nama Ma’ruf Amin pun muncul hingga akhirnya diresmikan sebagai cawapres. Atas peristiwa tersebut, Mahfud mengaku tidak sakit hati, tetapi tersinggung.

Bagi Mahfud, keperluan negara jauh lebih penting ketimbang pencalonan dirinya bahkan Ma’ruf Amin sekali pun.

“Keperluan negara jauh lebih penting dengan sekadar nama Mahfud MD dan Ma’ruf Amin. Saya justru tersinggung dengan Ketua PPP Romi yang mengatakan, ‘loh Pak Mahfud kan maunya sendiri’,” ungkap Mahfud. (HK)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.